Penutupan Pengabdian TPA HMPS MBS 2026 di MTJM Surakarta


 Penutupan Pengabdian TPA HMPS MBS 2026 di MTJM Surakarta

Surakarta, 5 Maret 2026 

Program pengabdian masyarakat berupa kegiatan pengajaran di TPA MTJM Surakarta yang menjadi bagian dari rangkaian SAHARA (Semarak Harmoni Ramadhan) dalam agenda Islamic Business Management Framework (IBMF) 10.0 resmi ditutup pada Rabu (5/3). Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu ini menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian sosial mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan bagi anak-anak.

Selama dua pekan pelaksanaan, para pengurus dan volunteer yang terlibat aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar bersama para santri TPA MTJM. Proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi keagamaan, tetapi juga dirancang dengan pendekatan yang interaktif dan komunikatif sehingga mampu membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan para santri.

Rangkaian acara penutupan diawali dengan sesi review materi yang merangkum pembelajaran sejak hari pertama hingga hari keenam kegiatan. Sesi ini dipandu langsung oleh para volunteer yang sebelumnya bertugas sebagai pengajar. Dalam suasana yang hangat dan penuh antusiasme, para santri diajak mengingat kembali materi yang telah dipelajari melalui diskusi dan tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif dari para santri.

Untuk menambah semangat belajar, para volunteer juga memberikan beberapa pertanyaan kepada santri. Santri yang berhasil menjawab dengan baik diberikan hadiah sederhana sebagai bentuk apresiasi. Pendekatan ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan para santri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum HMPS MBS 2026 yang mewakili seluruh pengurus dan volunteer. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dengan baik serta menyampaikan permohonan maaf kepada pengasuh dan pengurus TPA MTJM apabila selama proses pengajaran terdapat kekurangan, baik dalam tutur kata maupun perilaku.

Selain itu, ia juga memberikan pesan motivasi kepada para santri agar senantiasa menjaga semangat belajar, menjadi anak yang sholeh dan sholehah, berbakti kepada kedua orang tua, serta kelak mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kolaborasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada pengasuh TPA MTJM Surakarta. Penyerahan ini menjadi simbol terjalinnya kerja sama dan komitmen bersama antara mahasiswa dan masyarakat dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak positif.

Setelah prosesi penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil yang dilakukan oleh pengurus HMPS MBS 2026 bersama para volunteer kepada para santri TPA MTJM serta pengguna jalan di sekitar lokasi kegiatan. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, kegiatan berbagi tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan mencerminkan semangat kepedulian yang menjadi nilai utama dalam bulan Ramadhan.

Menjelang waktu berbuka puasa, pengurus dan volunteer kemudian mengadakan sesi evaluasi kegiatan. Dalam forum tersebut, seluruh pihak yang terlibat diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan, saran, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program. Hal ini dilakukan sebagai upaya perbaikan agar kegiatan serupa di masa mendatang dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh pengurus, volunteer, serta pengasuh TPA MTJM Surakarta. Kebersamaan tersebut semakin terasa ketika seluruh peserta melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.

Setelah shalat Maghrib, pengasuh TPA MTJM Surakarta, Raden Mas Jamal, menyampaikan sambutan sekaligus evaluasi singkat terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini.

Beliau juga menekankan bahwa membimbing dan mengajar anak-anak membutuhkan kesabaran serta ketekunan dalam memahami karakter yang beragam. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian seperti ini dinilai sangat penting sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.

Lebih lanjut, beliau berharap agar silaturahmi yang telah terbangun antara HMPS MBS dan TPA MTJM Surakarta dapat terus terjaga. Pihak TPA juga menyatakan keterbukaannya untuk menjalin kerja sama kembali apabila di masa mendatang terdapat program serupa yang ingin dilaksanakan.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, para pengurus dan volunteer kemudian berpamitan dengan pengasuh serta santri TPA MTJM sebelum kembali ke rumah masing-masing. Meskipun sederhana, kegiatan ini meninggalkan kesan yang mendalam tentang pentingnya kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui program SAHARA (Semarak Harmoni Ramadhan) dalam rangkaian Islamic Business Management Framework 10.0, HMPS MBS 2026 berharap semangat berbagi, kolaborasi, dan kebermanfaatan sosial dapat terus tumbuh serta memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama